5 Cara Memilih Daging Segar Yang Baik
- Memperhatikan Warna Daging
Jika Anda ingin membeli daging sebaiknya Anda harus memperhatikan terlebih dahulu warna daging tersebut. Daging yang segar dan berkualitas tentu berbeda dengan daging yang sudah busuk. Daging sapi yang masih fresh berwarna merah dan segar. Selain itu warna daging juga tidak pucat dan tidak kotor. Jika daging kebiru-biruan itu berasal dari sapi yang sudah mati.
- Memperhatikan Tekstur Daging
Pada saat membeli daging perhatikan juga teksturnya, daging sapi yang segar memiliki tekstur yang terasa kenyal. Cara mengetahui tekstur daging yaitu dengan menekan sedikit daging tersebut, jika kembali ke posisi semula berarti daging tersebut masih baru dan segar. Tetapi jika terasa lembek pada saat ditekan itu menandakan bahwa daging tersebut busuk.
- Memilih Daging Dengan Mengetahui Bau / Aroma dan Bentuk Urat
Daging yang segar memiliki aroma yang segar pula atau dengan kata lain memiliki bau khas “sapi”. Sementara itu daging yang busuk akan menimbulkan bau busuk atau asam yang sangat menyengat.
Telitilah urat daging sapi yang Anda beli, jangan membeli daging yang uratnya mengembang dan kembung pilihlah daging sapi yang bentuk uratnya wajar tidak mengalami pembengkakan.
- Tidak Berair
Jika Anda membeli daging mungkin Anda sering melihat cairan berwarna merah mirip darah. Cairan itu bukanlah darah melainkan “sari” dari daging tersebut. Daging yang berair biasanya daging berasal dari sapi glonggongan.
- Pilih Tempat Pembelian
Pastikan Anda membeli daging dari penjual / supplier daging yang mempunyai izin halal. Pilihlah pedagang yang menjual daging dengan cara digantung. Belilah daging pada akhir berbelanja dan tidak membeli pada pedagang yang lingkungan, peralatan, dan orangnya kotor. Terakhir tanya harganya, jika terlalu murah sebaiknya jangan dibeli. Beli lah daging sesuai harga pasarannya.
Sumber : http://www.masakanpraktisrumahan.com/2014/07/5-cara-memilih-daging-segar-yang-baik.html
Tips Memasak Daging Agar Cepat Empuk
Bayangkan masakan daging yang gurih dan lezat bisa musnah seketika saat ternyata.. dagingnya keras! Semoga tips-tips sederhana ini bisa membantu untuk membuat daging lebih mudah empuk.
Potong-potong Daging
Tips pertama untuk membuat daging cepat empuk yaitu dengan memotong daging sesuai keinginan dan sesuai dengan apa yang akan Anda buat, misalnya rendang, semur, gulai, sop, dan lainnya. Cara ini dapat memudahkan daging cepat empuk.
Merebus Daging Dengan Air
Setelah daging selesai dipotong-potong, siapkan panci dan isi dengan air masukkan daging didalamnya. Rebus daging tersebut tanpa menambahkan bumbu yang lain, rebus dengan api kecil hingga air mendidih, biarkan terus hingga air rebusannya menjadi berkurang dan daging menjadi matang dan empuk. Setelah selesai di rebus daging bisa diolah dan dibumbui sesuai masakan yang Anda inginkan.
Menggunakan Buah Nanas
Cara lain untuk membuat daging cepat empuk yaitu dengan menggunakan buah nanas. Daging yang telah dipotong-potong tadi selanjutnya Anda baluri dengan parutan buah nanas, kemudian diamkan sekitar 10 menit dalam lemari pendingin. Cuci bersih lalu olah daging seperti biasanya.
Menggunakan Daun Pepaya
Daging agar cepat empuk tidak hanya dengan direbus air atau dengan parutan buah nanas saja, tetapi bisa dengan daun pepaya. Caranya yaitu dengan mencuci bersih daging tanpa harus dipotong terdahulu, lalu bungkus daging dengan daun pepaya. Tusuk-tusuk daging dengan menggunakan ujung garpu atau pisau dengan merata dan diamkan selama 20-30 menit. Setelah itu buka daging dari bungkusan daun pepaya, cuci bersih dan rebus sebentar. Daging sudah siap diolah menjadi makanan favorit Anda.
Merebus Dengan Panci Presto
Pada saat merebus Anda juga bisa menggunakan panci presto untuk membuat daging agar cepat empuk, tanpa ditambah atau dilumuri apapun. Masukkan daging pada panci presto lalu rebus dengan air secukupnya.
Sumber : http://www.masakanpraktisrumahan.com/2014/07/tips-memasak-daging-agar-cepat-empuk.html
6 Langkah Membuat Ketupat Yang Enak dan Tahan Lam
Biasanya kita membuat ketupat dalam jumlah yang agak banyak. Agar tidak mudah basi ada langkah-langkah yang bisa kita lakukan. Yuk kita coba!
Pemilihan Beras
Untuk membuat ketupat yang enak dan tahan lama, pastikan dahulu beras yang Anda gunakan berkualitas bagus dan bermutu. Cuci beras yang akan digunakan hingga bersih agar ketupat bertekstur lembut dan tidak cepat basi. Setelah dicuci sebaiknya direndam selama 30 menit, lalu tiriskan.
Pemilihan Kulit Ketupat
Pilihlah kulit ketupat yang bersih, dan masih segar, anyamannya pun rapi dan rapat. Agar hasil ketupat Anda padat dan bersih. Jika Anda bisa membuatnya sendiri, Anda bisa membeli kulit ketupat yang masih menjadi janur.
Pengisian Kulit Ketupat
Isilah kulit ketupat dengan beras yang sudah dicuci bersih dengan ukuran 1/3 - 2/3 dari tinggi kulit ketupat. Jika Anda mengisinya terlalu banyak hasilnya ketupat akan mengeras dan kurang matang, sedangkan jika mengisinya terlalu sedikit ketupat akan menjadi lembek.
Proses Merebus Ketupat
Selama proses merebus, pastikan ketupat terendam air seluruhnya agar matang dengan sempurna. Jika saat merebus airnya menyurut tetapi ketupat belum terlalu matang, Anda bisa menambahkannya dengan air mendidih agar proses pemasakkan terus berlangsung. Saat merebus pun Anda bisa mengganti air dengan santan bila Anda inginkan ketupat menjadi lebih gurih. Biasanya Ketupat dimasak dalam waktu 4-5 jam.
Ketupat Matang
Jika ketupat sudah matang celup-celupkanlah ke dalam air mendidih lalu siram dengan air biasa kemudian gantung ketupat agar air menetes dan tidak ada air yang mengendap dalam ketupat. Karena ketupat yang mengandung air akan lebih cepat basi.
Penyajian dan Penyimpanan Ketupat
Saat penyajian ketupat pastikan dalam keadaan dingin atau sudah tidak panas, agar bentuk yang dihasilkan ketupat sempurna. Potong ketupat seperlunya saja, karena ketupat yang sudah dipotong akan lebih mudah basi daripada yang masih terbungkus utuh. Simpan ketupat dalam lemari es (bungkus plastik agar kulitnya tidak kering). Ketupat yang disimpan dalam lemari es dapat bertahan 4-7 hari. Kukus ketupat (jangan direbus) untuk menghangatkan kembali ketupat sebelum disantap.
Sumber : http://www.masakanpraktisrumahan.com/2014/07/6-langkah-membuat-ketupat-yang-enak-dan.html
Sering tidak disengaja masakan kita jadi keasinan. Kalau sudah begitu masakan jadi tidak laku karena kurang lezat. Jika anda mengalami hal serupa jangan sedih, lakukan tips mengatasi makanan keasinan di bawah ini, yuk.
TIPS 1 :
TIPS 2 :
Walau masih pertama kali berbelanja sayuran, PD aja... ini cara memilih dan menyimpan sayur mayur.
Cara Membeli / Memilih Sayuran:
Cara Menyimpan Sayuran:
Bahan yang harus dipersiapkan adalah kuning telur (ukuran besar dan segar, kulit tidak retak untuk mencegah ada bakteri yang masuk), mustard, minyak zaitun (atau minyak lain yang aromanya netral), garam, merica, dan air jeruk lemon. Untuk mengocok bisa menggunakan mixer atau food processor.
Pertama-tama kocok kuning telur dan saus mustard hingga tercampur rata, tak perlu sampai berbusa yang penting sudah merata. Kemudian masukkan minyak perlahan lahan, perhatikan terus dan hentikan penambahan minyak kalau tekstur sudah cukup creamy.
Terakhir, masukkan garam, merica, dan perasan jeruk lemon sesuai citarasa yang diinginkan :)
Agar lebih jelas, simak cara membuat mayonaise yang dilakukan oleh chef Gordon Ramsay yang terkenal ini yuk!
VIDEO
2 Tips Mengatasi Masakan Keasinan. Anda Mau Menambahkan?
Sering tidak disengaja masakan kita jadi keasinan. Kalau sudah begitu masakan jadi tidak laku karena kurang lezat. Jika anda mengalami hal serupa jangan sedih, lakukan tips mengatasi makanan keasinan di bawah ini, yuk.
TIPS 1 :
- Ambil 1 buah mentimun, kupas bersih.
- Irislah menjadi 4-5 potong. Masukan ke dalam masakan yang keasinan.
- Biarkan samapi 3 menit, dan angkat kembali mentimunnya.
TIPS 2 :
- Ambil 2 buah kentang, kupas dan cuci bersih.
- Rebuslah kentang sampai masak.
- Masukkan kentang kedalam sayur dan panasi lagi sampai mendidih.
- Kentang akan menyerap garam, setelah itu angkat kentang dari sayur anda.
Tips Membeli dan Menyimpan Sayuran
![]() |
| tips memilih dan menyimpan sayuran |
Walau masih pertama kali berbelanja sayuran, PD aja... ini cara memilih dan menyimpan sayur mayur.
Cara Membeli / Memilih Sayuran:
- Pilihlah sayuran yang warnanya masih cerah dan segar.
- Sayuran yang berjenis bunga haruslah terlihat cantik dan teksturnya keras juga tidak lembek.
- Jangan memilih sayuran yang sudah keriput.
- Untuk sayuran berjenis umbi-umbian, pilihlah yang bertekstur keras dan mengandung banyak air.
- Sayuran yang hanya digunakan bagian pucuknya atau tunasnya, pilihlah yang berwarna cerah, segar dan banyak mengandung air.
Cara Menyimpan Sayuran:
- Sebelum disimpan, bersihkan dahulu sayuran (bukan ducuci), kemudian bungkus dengan kertas dan disimpan didalam kulkas yang suhunya stabil.
- Untuk yang tidak ada kulkas bisa menyimpannya didapur dan ditempatkan yang dingin dan redup.
- Hindarkan penggunaan plastic untuk membungkus sayuran, karena bisa membuat sayuran layu dan dan hilang kandungan vitaminnya.
- Untuk sayuran yang sudah ada kemasannya, pindahkan di tempat yang lain kemudian simpan di dalam kulkas.
- Sayuran seperti kentang, labu dan bawang simpanlah didalam tempat yang agak gelap dan sejuk atau simpan ditempat yang memiliki aliran udara.
Cara Bikin Mayonaise Homemade
Bahan yang harus dipersiapkan adalah kuning telur (ukuran besar dan segar, kulit tidak retak untuk mencegah ada bakteri yang masuk), mustard, minyak zaitun (atau minyak lain yang aromanya netral), garam, merica, dan air jeruk lemon. Untuk mengocok bisa menggunakan mixer atau food processor.
Pertama-tama kocok kuning telur dan saus mustard hingga tercampur rata, tak perlu sampai berbusa yang penting sudah merata. Kemudian masukkan minyak perlahan lahan, perhatikan terus dan hentikan penambahan minyak kalau tekstur sudah cukup creamy.
Terakhir, masukkan garam, merica, dan perasan jeruk lemon sesuai citarasa yang diinginkan :)
Agar lebih jelas, simak cara membuat mayonaise yang dilakukan oleh chef Gordon Ramsay yang terkenal ini yuk!
VIDEO
Yaitu :
Kue kering Bunda sering gagal? Penyebabnya bisa bermacam-macam, yuk pelajari tips tips membuat kue kering ini supaya sukses bikin kue kering di hari raya ini.
- Pastikan ikan dalam kondisi segar saat dibeli, ikan yang tidak segar akan cenderung lengket
- Panaskan wajan, baru masukkan minyak. Tunggu minyak panas setelah itu baru kita masukkan ikan. Wajan yang panas juga mencegah legketnya ikan
- Bisa juga kita gunakan pelapis, misalnya pelapis tepung seperti pada resep Lele Keriting Krispy
- Hindari menggunakan asam jawa sebagai bumbu rendaman karena akan membuat ikan cenderung menghitam
Tips Sukses Bikin Kue Kering / Cookies
![]() |
| butuh ketelatenan dan ketelitian untuk membuat kue kering |
Kue kering Bunda sering gagal? Penyebabnya bisa bermacam-macam, yuk pelajari tips tips membuat kue kering ini supaya sukses bikin kue kering di hari raya ini.
PENGGUNAAN BAHAN BAHAN
- Butter atau mentega memang lebih harum, tapi kalau hanya menggunaka butter tektur cookies bisa hancur. Sebaliknya, margarin menghasilkan tekstur yang kokoh sehingga cocok untuk cookies tapi kurang harum. Karenanya, campurkan keduanya agar rasa gurih, wangi, dan kokoh teksturnya.
- Apabila menggunakan butter/mentega, pastikan dalam kondisi dingin agar tidak mencair ketika dikocok
- Gunakan tepung terigu protein rendah (biasanya merek kunci biru) . Tepung terigu protein rendah tidak terlalu banyak menyerap air sehingga kue yang dihasilkan lebih renyah
- Kuning telur membuat kue terasa lembut, putih telur membuat kue kokoh. Pastikan kombinasinya pas agar kue kering lembut di lidah tapu tidak hancur
- Bahan-bahan tambahan yang sangat manis seperti fruitmix, kurma, atau kismis, sebaiknya dicuci dahulu agar tidak kering dan keras akibat pengovenan.
PROSES PEMBUATAN
- Biasanya langkah awal dalam pembuatan kue adalah dengan mengocok mentega dan margarin bersama gula. Pengocokan tidak perlu terlalu lama, maksimal 2-3 menit saja.
- Waktu yang dibutuhkan untuk mengocok mentega lebih cepat daripada margarin. Apabila menggunakan margarin dalam jumlah besar, kocoklah lebih lama aga kue tidak terasa lengket di langit langit mulut
- Setelah tepung masuk ke dalam adonan, pengadukan harus dilakukan dengan cara menyincang. Jangan mengaduk dengan teknik lipat agar adonan tidak lentur dan mengaret supaya kue hasilnya tidak alot/keras dan susah digigit.
- Pembentukan kue saling menyesuaikan dengan adonan. Kue yang disendokkan atau refrigerator cookies lebih lembek adonanya. Kue yang dibentuk dengan cara dipotong-potong, lebih kalis dan hasil kuenya lebih padat.
- Pengovenan harus cukup lama supaya kue kering sempurna dalam waktu lama. Gunakan temperature sedang saja. Jangan lebih dari 140 derajat Celcius. untuk kue kering yang menggunakan keju, boleh gunakan temperatur lebih rendah agar kue kering tidak basah.
- Bahan taburan diatas kukis harus segera ditabur setelah diolesi kuning telur supaya menempel.
- Toping dan filling harus diisikan setelah kue dingin. Toping dan filling yang basah seperti selai sebaiknya dioleskan menjelang disajikan.
Sumber : http://www.masakanpraktisrumahan.com/2014/06/tips-sukses-bikin-kue-kering.html
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar